January 20, 2011

Rapat Kerja Setmenristek : Menuju Reformasi Birokrasi 2011


Reformasi birokrasi  merupakan salah satu konsep utama bagi perbaikan kondisi penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Pengalaman sejumlah negera menunjukkan bahwa reformasi birokrasi merupakan langkah yang menentukan dalam pencapaian kemajuan negara tersebut. Melalui Reformasi Birokrasi, dilakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang tidak hanya efektif dan efisien tetapi juga mampu menjadi tulang punggung dalam kehidupan bangsa dan bernegara. Oleh karena itu, pelaksanaan Reformasi Birokrasi secara optimal telah ditetapkan sebagai salah satu indikator keberhasilan Sekretariat Menteri Kementerian Ristek pada tahun 2011.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kementerian Ristek (Sesmen), Mulyanto saat membuka Rapat Kerja Kementerian Riset dan Teknologi yang berlangsung di Rumah Jambuluwuk Ciawi pada hari Rabu, 19 Januari 2010. Lebih lanjut Sesmen menyampaikan bahwa berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi UKMP3 secara internal di Kementerian Ristek, menunjukkan bahwa kinerja Sekretariat Kementerian Ristek pada tahun 2010 menunjukkan nilai yang cukup memuaskan. Sesmen berharap pada tahun ini Ristek dapat mempertahanan prestasi laporan keuangannya dengan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan meningkatkan prestasi dengan masuknya Ristek pada 10 besar Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) agar Reformasi Birokrasi di lingkungan Kementerian Ristek segera terwujud.

Pada raker yang berlangsung selama dua hari tersebut, masing-masing kepala Biro dan Inspektorat menyampaikan presentasi. Kepala Biro Umum, Mujianto memaparkan tentang program unggulan Biro Umum, diantaranya  Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian, Pengelolaan Aset, Layanan Pengadaan Secara Elektronik, Pelayanan Satu Pintu, Sistem Manajemen Persuratan, Sistem Manajemen Arsip, serta target Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian Untuk Laporan Keuangan. Sedangkan Kepala Biro Perencanaan, Farid Binaruno memaparkan target Biro Perencanaan pada tahun 2011 diantaranya pencapaian LAKIP dengan kategori baik dan penyempurnaan peraturan tentang Dewan Riset Nasional (DRN). Sementara itu Anny Sulaswatty selaku Kepala Biro Hukum dan Humas memaparkan berbagai rencana kegiatan yang berkaitan dengan layanan hukum, layanan perizinan penelitian asing, layanan data dan informasi, humas serta keprotokolan pada tahun 2011.

Selain pemaparan tentang program kerja, sasaran dan target yang akan dicapai pada tahun 2011, Sesmen juga meminta masing-masing unit kerja menyampaikan dukungan yang diperlukan dari unit kerja lain agar semua unit kerja tersebut bersinergi. “Raker ini merupakan ajang untuk konsolidasi konsepsional atau menyamakan pola pikir dan konsolidasi operasional atau menyamakan pola tindak”, ujar Mulyanto.

Kegiatan Raker tersebut dihadiri oleh para pejabat eselon II dan III di lingkungan Sekretariat Kementerian Ristek dan para Staf Khusus Menristek. (munawir)

January 16, 2011

Kuberi Dia Nama Lana Mahfuzah

Nama Lana Mahfuzah kuberikan kepada putriku yg lahir Selasa malam lalu. Sebelum lahir, istriku memang sudah berniat memberi nama "LANA" kepada putri kami, yang berasal dari bahasa Arab dan bermakna "Untuk Kami" atau "Kepunyaan Kami", sementara kata "MAHFUZAH" saya tambahkan di belakang nama Lana setelah putriku tersebut keluar dari inkubator tempatnya mendapatkan bantuan O2 selama dua hari pasca kelahirannya. Kata Mahfuzah juga berasal dari bahasa Arab yg berarti "Yang Terjaga" atau "Yang Terpelihara", sengaja kupilih nama tersebut sebagai tanda syukur kepada Allah yg telah menjaga buah hatiku tersebut dari Sianosis yg dideritanya begitu lahir. Saya cek di Google dengan keyword "Lana Mahfuzah", alhamdulillah blum ada yg mematenkan nama itu... Hehehe...

Lana lahir tepat pukul 22.06 Waktu Makassar, melalui proses Sectio Cesar dengan berat 2,8 KG dan panjang 46 CM. Sebenarnya tidak pernah kami niatkan operasi Cesar Lana jatuh pada tanggal cantik 11-1-2011, karena pada awalnya Lana diprediksi lahir pada awal bulan Februari. Namun karena hasil pemeriksaan dokter mengindikasikan Thia harus operasi Cesar lagi, maka dipilihlah tanggal 11 Januari sebagai waktu yg terbaik untuk operasi, dengan syarat berat badan Lana sudah ideal untuk keluar dari rahim sang bunda.

Namun ternyata bagi banyak orang tgl 11 Januari 2011 sangat bermakna, bukan hanya karena band GIGI punya hits yg berjudul sama, namun angka cantik 11-1-11 menggoda para orang tua untuk memilih angka tersebut sebagai tanggal kelahiran buah hati mereka, kalau ga bisa normal ya dipaksa keluar lewat Cesar.. Hehehe... Buktinya banyak wartawan yg berkunjung ke rumah sakit mencari orang tua yang sengaja memilih tanggal 11-1-11 untuk operasi Cesar. Saya pun kebagian diwawancarain Koran Tempo dan Trans TV. Kata pak Dokter beritanya tayang di Reportase Pagi sehari kemudian.. Wuahhh... saya ga sempat nonton...

Dengan beberapa pertimbangan, kami memutuskan agar Lana dilahirkan di Makassar, sama seperti kakaknya, Syauqi. Namun kali ini kami memilih RSIA Khadijah I yang letaknya di Jalan Kartini Makassar, tepat di sisi selatan Lapangan Karebosi. Rumah Sakit Bersalin milik Muhammadiyah ini termasuk yg pertama di Makassar. Ketiga kakak saya, juga istri saya, lahir di rumah sakit ini. Sebagai peserta ASKES, saya berhak mendapat layanan di Kelas I dan sampai Lana keluar dari RS, saya hanya membayar sekitar 250 ribu rupiah untuk selisih obat dan susu formula yg tidak ditanggung ASKES.

Selama di RS, Lana tidak bisa ikutan umminya ke kamar karena harus mendapatkan bantuan O2 di inkubator. Pada hari Kamis malam saya berkonsultasi dengan Prof. Syarifuddin, dokter spesialis anak yg kemudian mengabarkan bahwa kondisi Lana semakin membaik. Sianosis yg dideritanya kemungkinan disebabkan adanya cairan pada organ pernapasan, namun seiring berjalan waktu, cairan tersebut dapat diserap oleh tubuh Lana. Alhamdulillah hari Jumat pagi, Lana sudah bisa kembali ke kamar dan mendapatkan ASI dari umminya. Jumat sore Lana dan Umminya pun diperbolehkan meninggalkan RS.

Kalau dulu Syauqi diaqiqah pada hari ke-14, maka kini Lana diaqiqah pada hari ke-5. Afdolnya aqiqah diadakan pada hari ke-7 atau selasa besok, namun karena malam ini saya harus pulang ke Jakarta maka siang tadi aqiqah pun dilangsungkan. Alhamdulillah mama dan abba dari Kendari pun bisa hadir karena kebetulan datang menghadiri nikahan kak Lia (HI 96/IMMIM 895) yg diadakan kemarin siang.