February 10, 2014

Kuliah Umum Menristek di Universitas Bengkulu

Dalam rangka kunjungan kerja ke Bengkulu untuk menghadiri Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2014, Menristek, Gusti Muhammad Hatta menyempatkan diri berkunjung ke Kampus Universitas Bengkulu (Unib) untuk menyampaikan Kuliah Umum tentang Penguatan Sistem Inovasi Daerah, pada hari Sabtu 8 Februari 2014. Menristek dan rombongan disambut langsung oleh Rektor Universitas Bengkulu, Ridwan Nurazi beserta jajaran wakil rektor Universitas Bengkulu.

Dalam sambutannya, Rektor Unib  menekankan pentingnya aktivitas riset dan inovasi sebagai dasar kebijakan pemerintah. Sebagai pakar di bidang ekonomi Rektor Unib mengilustrasikan perusahaan swasta yang tidak melakukan riset dan inovasi, sehebat apapun perusahan tersebut, bila sudah meninggalkan aktivitas riset dan inovasi, maka pasti akan mengalami kemunduran. Begitu juga dengan kegiatan pemerintah pusat maupun daerah. “Beberapa program Pemda di Bengkulu tidak berbasiskan riset dan inovasi, sehingga tidak berhasil,” ujar Rektor Unib.

Menanggapi sambutan dari Rektor Unib, Menristek dalam paparan kuliah umumnya juga menekankan pentingnya aktivitas riset dan inovasi di dalam negeri untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal unggulan di daerah sehingga produk-produk dari Indonesia makin berdaya saing. Selama ini Indonesia lebih banyak mengekspor bahan mentah dan mengimpor kembali dalam bentuk produk jadi. Menurut Menristek, salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing adalah dengan membentuk Pusat Unggulan Iptek. “Dari tujuh belas lembaga yang sedang kita bina, lima diantaranya sudah kita tetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek, lembaga-lembaga tersebut sudah mampu mengolah komoditas lokal dari hulu hingga hilir sebagai produk jadi,” ujar Menristek.

Kuliah Umum diakhiri dengan dialog interaktif antara Menristek dengan peserta kuliah umum yang mayoritas mahasiswa pasca sarjana dan mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi. Dalam dialog tersebut, Menristek didampingi oleh Direktur Pusat Teknologi Industri BPPT, Priyo Atmaji dan Kepala Bidang Penelitian Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Misnawi. Dalam kunjungannya ke Unib, Menristek didampingi Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Statistik Daerah Bengkulu, Diah Iriyanti; Deputi Bidang Jaringan Iptek, Agus Rusyana Hoetman dan Asdep Jaringan Iptek Pusat dan Daerah, Hotmatua Daulay. (munawir)

February 9, 2014

Menristek Hadiri Peringatan HPN 2014

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN)  tahun ini digelar di Bengkulu dengan mengangkat tema “Pers Sehat, Rakyat Berdaulat”. HPN setiap tahunnya diperingati setiap tanggal 9 Februari, bertepatan dengan Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). HPN menjadi ajang silaturahmi dan penyatuan pemikiran untuk kemajuan pers pada khususnya dan kemajuan bangsa pada umumnya. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan terbesar dan paling bergengsi bagi komponen pers Indonesia.

Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono bersama beberapa Menteri KIB II, termasuk Menristek, Gusti Muhammad Hatta, menghadiri puncak peringatan HPN  2014 di yang berpusat di Fort Marlborough Bengkulu, Minggu 9 Februari 2014. Pada acara tersebut ditandatangani beberapa Nota Kesepahaman antara PWI dengan beberapa elemen pemerintah maupun swasta. Selain itu beberapa anugerah juga diberikan seperti Anugerah Jurnalistik Adinegoro, Penghargaan Jurnalistik Inovasi dan Anugerah Medali Emas Spirit Jurnalistik.  

Setelah puncak peringatan HPN 2014 tersebut, Menristek berkesempatan menanam pohon Ketapang (Teminalia Catappa) di  tepi Pantai Panjang  sebagai bagian dari Gerakan Menanam 1 Milyar Pohon. Selain menanam pohon, Menristek beserta Presiden RI dan Menteri KIB II lainnya juga berkesempatan melepas puluhan anak penyu yang terdiri dari tiga jenis, yaitu penyu hijau, penyu sisik dan penyu lekang. Anak penyu atau tukik tersebut merupakan hasil penangkaran dari Kelompok Pemuda Pemudi Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (LP3LH) desa Air Hitam, Kabupaten Mukomuko. (munawir)