January 31, 2015

Menristekdikti Masuk 100 Tokoh Jawa Tengah

Buku 100 Tokoh Jawa Tengah Edisi Tahun 2015 diluncurkan pada hari Jumat, 30 Januari 2015 di Hotel Santika Semarang. Buku yang diterbitkan oleh PT Citra Almamater Baru tersebut membuat profil beberapa tokoh yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari pengusaha, pejabat pemerintah, politikus hingga seniman. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir menjadi salah satu tokoh yang dimuat di dalam buku tersebut.

Dalam sambutannya pada launching buku tersebut, Menristekdikti menyambut baik peluncuran buku tersebut. Menurut Menristekdikti, buku tersebut dapat menjadi sumber inspirasi khususnya bagi generasi muda. “Melalui buku ini, generasi muda dapat melihat gagasan dan cara berpikir tokoh yang diidolakan,” ujar Menristekdikti.

Anggota DPD asal Jawa Tengah, Bambang Sadono, yang menulis buku tersebut mengatakan bahwa dalam buku ini mengungkap bagaimana kesuksesan tokoh tersebut yang umumnya mulai berjuang dari bawah. Buku ini menjadi upaya dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan memberikan motivasi dan contoh keteladanan dan dorongan generasi muda

Selain Menristekdikti, berbagai tokoh yang hadir antara lain Sekjen DPD, Sudarsono Hardjosoekarto; Mantan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo; dan seniman campur sari Didi Kempot. Acara Launching Buku 100 Tokoh Jawa Tengah Edisi 2015 tersebut juga dirangkaikan dengan launching Majalah “Kampus Indonesia”. (munawir)

January 21, 2015

Menristekdikti Pimpin Rapat Koordinasi Pengembangan Pesawat N219

Menteri Riset dan Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir memimpin rapat perkembangan pesawat N219 bertempat di PT Dirgantara Indonesia, di Bandung pada hari Selasa, 20 Januari 2015. Rapat tersebut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Koordinator Perekonomian, Perindustrian, Perhubungan, Perencanaan, Pembangunan Nasional/Bappenas, BUMN, Wakil Walikota Bandung, Ketua LAPAN, Dirut PTDI, serta Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

Pesawat N219 merupakan produk yang dirancang sepenuhnya oleh putera-puteri Indonesia. Pesawat turboprop dengan kapasitas 19 orang penumpang ini mulai dirancang sejak tahun 2007 lalu. Pada Agustus 2014 pemotongan pertama (first cutting) salah satu komponen pesawat N219 di Machining – Direktorat Produksi PTDI menandai masuknya N219 pada tahap produksi. N219 yang mengaplikasikan teknologi elektronik dan avionik terbaru diperhitungkan akan menjadi salah satu pesawat yang diperhitungkan di kelasnya.

Dalam rapat tersebut, Menristekdikti meminta masing-masing lembaga untuk memaparkan dukungan terhadap pengembangan Pesawat ini. Menurut Menristekdikti, N219 adalah pesawat angkut ringan yang cocok di berbagai medan. “Pesawat ini hanya membutuhkan runway sepanjang 600 meter, sangat ideal untuk menjadi transportasi penghubung antar daerah di Indonesia”, ujar Menristekdikti

Keunggulan pesawat N219 antara lain dapat lepas landas dalam jarak yang pendek, mudah dioperasikan di daerah terpencil,  bisa self starting tanpa bantuan ground support unit, bisa  beroperasi dengan ground support equipment yang minimum, serta bisa  beroperasi dan dirawat dengan biaya yang rendah dan harga yang bersaing. Pesawat ini direncanakan akan roll-out pada tahun 2015 ini dan menjalani uji terbang pada 2016 serta masuk pasar pada tahun 2017 mendatang. Rapat diakhiri dengan peninjauan ke hanggar PTDI yang sedang mengerjakan beberapa unit pesawat pesanan dari dalam dan luar negeri. (munawir)

January 20, 2015

Menristek Hadiri pelantikan Rektor ITB

Kadarsah Suryadi resmi menjabat sebagai rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk periode tahun 2015-2020 pada hari Selasa, 20 Januari 2015. Pelantikan Kadarsah dilakukan dalam sidang terbuka Majelis Wali Amanat (MWA) ITB yang diselenggarakan di Aula Barat Kampus ITB Bandung. Menristekdikti, Mohamad Nasir, turut hadir den menjadi saksi serah terima jabatan dari Rektor sebelumnya, Akhmaloka kepada Kadarsah.

Dalam sambutannya, Menristekdikti mengucapkan selamat kepada ITB yang telah melakukan pemilihan rektor baru dengan lancar dan tanpa masalah, karena Kadarsah terpilih melalui proses musyawarah dan tidak melalui voting. “Saya ingin agar proses pemilihan rektor ITB menjadi role model yang dicontoh oleh perguruan tinggi lain dalam proses pemilihan pimpinannya” ujar Mohamad Nasir.

Ketua MWA ITB, Betti Alisjahbana dalam pidatonya menyampaikan bahwa ITB saat ini sudah mengalami peningkatan dalam berbagai prestasi saat dipimpin oleh Akhmaloka. Prestasi tersebut diantaranya adalah ITB berhasil meraih akreditasi internasional untuk 13 program studi dan juga berhasil menjalin kerjasama dengan 300 perguruan tinggi di 40 negara, Selain itu di bidang publikasi dan riset, ITB meraih posisi tertinggi dari perguruan-perguruan tinggi lainnya di Indonesia. "Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 5 tahun berturut-turut juga menjadi bukti ITB menjalankan tata kelola dengan baik," ujar Betti.

Dalam pidato perdananya sebagai Rektor ITB, Kadarsah yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Akademik ini mengatakan bahwa arah pengembangan ITB ke depannya adalah menjadi uiversitas penelitian kelas dunia yang berperan sebagai pelopor serta garda terdepan dalam menjawab permasalahan lokal dan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing bangsa. Hal ini diusahakan oleh peningkatan karya yang diakui dan dihormati oleh masyarakat internasional. Kemudian pengembangan ITB selanjutnya juga diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing internasional, bermartabat, berjiwa kepeloporan dan memiliki integritas. Kadarsah menargetkan  peningkatan program studi yang terakreditasi internasional dari 13 prodi menjadi 35 prodi, dan peningkatan kelas internasional dari 3 kelas menjadi 15 kelas yang merupakan beberapa strategi dalam menjalankan peran akademik ITB. (munawir)