Nak, Kamu Kapan Keluarnya?

Hari ini usia kehamilan Thia sudah 38 minggu lebih tiga hari.

Dan si kecil — tampaknya — masih betah di dalam.


Prediksi tanggal kelahirannya sudah bergeser beberapa kali. Awalnya dokter memperkirakan sekitar tanggal 10 Maret. Lalu dimajukan ke tanggal 6 Maret. Setelah USG terakhir, prediksi bergeser lagi — akhir Februari. Sekarang sudah akhir Februari, tapi belum ada tanda-tanda apapun. Mungkin memang masih terlalu nyaman di perut Umminya.


Tiga Harapan, Tiga Tanggal

Yang lucu, setiap orang punya tanggal favorit masing-masing.

Saya pribadi? Berharap besok saja — tanggal 29 Februari. Alasannya sederhana tapi cukup strategis: ulang tahun yang jatuh di tanggal ini hanya dirayakan empat tahun sekali. Jadi si kecil tidak bisa terlalu sering minta hadiah ulang tahun. Hehehe.

Thia punya keinginan lain. Ia ingin si kecil lahir tanggal 1 Maret — supaya berbagi hari kelahiran dengannya. Manis juga, sebenarnya.

Sementara Bu Selly, bos saya di kantor, dengan tegas berharap si kecil menahan diri dulu hingga setelah tanggal 7 Maret — karena tanggal 5 dan 6 Maret saya harus membantunya menyiapkan workshop Geothermal bersama mitra dari Jerman. Kalau si kecil lahir sebelum itu, saya sudah pasti langsung terbang ke Makassar.

Tiga orang, tiga kepentingan, tiga tanggal yang berbeda.




Photobucket

Satu Hal yang Lebih Penting

Tapi di atas semua itu, ada satu hal yang jauh lebih penting dari soal tanggal.

Sampai hari ini, posisi bayi masih sungsang — kepalanya masih berada di atas. Kalau hingga saat-saat terakhir belum berbalik, besar kemungkinan Thia harus menjalani operasi sesar. Memang ada kasus-kasus di mana bayi lahir dalam posisi sungsang secara normal — tapi apapun yang terjadi, kami pasrahkan kepada Allah.

Yang paling penting hanya satu: si kecil lahir dengan selamat, dan ibunya pun selamat.

Sisanya? Terserah Allah yang mengaturnya. Pasti yang terbaik.


Posting Komentar

2 Komentar

  1. Assl,
    gmn, baby-nya dah nongol blom?
    smoga baby + umminya sehat & slamat, amin...

    BalasHapus
  2. Insya Allah.... ummi dan si kecil SELAMAT. Sabar yah!.

    BalasHapus