"Itu bukan urusan saya." "Saya tidak tahu, itu urusan departemen sebelah." "Data ini rahasia, hanya untuk tim kami."
Pernah mendengar kalimat-kalimat ini? Ini adalah gejala klasik dari musuh terbesar adaptabilitas: Silo Organisasi.
Silo adalah kondisi di mana setiap tim atau departemen bekerja secara terisolasi. Mereka mungkin sangat efisien di dalam "kotak" mereka, tetapi mereka tidak melihat gambaran besar. Dalam Team of Teams, Jenderal McChrystal menyebutkan bahwa silo adalah pembunuh kecepatan.
Solusinya? Membangun "Shared Consciousness" (Kesadaran Bersama).
Apa Itu Shared Consciousness?
Shared Consciousness adalah kondisi di mana setiap anggota tim—dari analis junior hingga pimpinan puncak—memiliki pemahaman holistik yang sama tentang gambaran besar.
Ini bukan berarti semua orang tahu segalanya. Ini berarti semua orang memiliki konteks yang cukup untuk memahami bagaimana pekerjaan kecil mereka berkontribusi pada misi keseluruhan.
Ini adalah "WHY" (Sinek) yang didukung oleh data operasional "WHAT" (McChrystal) secara real-time. Ketika Shared Consciousness ada, kepercayaan (trust) tumbuh, dan kolaborasi terjadi secara alami.
3 Langkah Praktis Membangun Shared Consciousness
Bagaimana cara menghancurkan silo dan membangun kesadaran bersama ini? Ini bukan tentang membeli software baru, ini tentang mengubah cara informasi dan manusia bergerak.
1. Terapkan Transparansi Radikal (Geser dari "Need-to-Know")
- Masalah: Kita beroperasi dengan prinsip "Need-to-Know" (Informasi hanya diberikan kepada yang "berhak"). Ini menciptakan silo kekuasaan.
- Solusi: Ganti menjadi "Need-to-Share". McChrystal mengadakan rapat intelijen harian (O&I) selama 90 menit yang bisa diakses ribuan orang.
- Di Kantor Anda: Buat dashboard data kinerja yang bisa diakses semua departemen. Adakan rapat mingguan singkat (15 menit) lintas-fungsi di mana setiap tim berbagi 1 tantangan dan 1 kemenangan.
2. Ciptakan Koneksi Fisik/Digital (Paksa Kolaborasi)
- Masalah: Orang tidak percaya pada orang yang tidak mereka kenal. Staf Keuangan tidak percaya pada staf Akademik karena mereka tidak pernah berinteraksi.
- Solusi: "Tanam" orang Anda di tim lain. McChrystal mengirim perwira Navy SEAL untuk duduk bersama analis CIA.
- Di Kantor Anda: Buat program "pertukaran staf" internal selama satu minggu. Atau ciptakan task force lintas-fungsi untuk memecahkan 1 masalah spesifik. Gunakan platform kolaborasi (seperti Teams/Slack) alih-alih email, karena email adalah alat silo.
3. Desain Ruang untuk Konektivitas
- Masalah: Ruang kantor yang tersekat-sekat (kubikel, lantai terpisah) memperkuat silo mental.
- Solusi: Ciptakan "titik tabrakan" (collision points) yang disengaja.
- Di Kantor Anda: Sediakan area lounge atau pantry yang nyaman di mana orang dari departemen berbeda terpaksa bertemu secara informal. Bahkan tata letak meja yang terbuka bisa membantu.
Penutup: Kesadaran Dulu, Baru Tindakan
Shared Consciousness adalah pilar pertama untuk membangun "Tim dari Tim". Anda tidak bisa mendelegasikan otoritas (Empowered Execution) kepada tim yang "buta" (tidak punya konteks).
Hancurkan tembok informasi Anda terlebih dahulu. Bangun kesadaran bersama. Maka, tim Anda akan mulai mengambil keputusan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih cerdas dengan sendirinya.

0 Komentar